Jumat, 21 Juni 2013

Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia Dan Pandangan Hidup

1. Jelaskan masing-masing unsur ideologi bagi masyarakat di bawah ini:
a.) Pandangan Hidup
Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam:
Pandangan hidup yang berasal dari agama, pandangan hidup yang mutlak sifat kebenarannya.
Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
Pandangan hidup hasil dari renungan, yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

b.) Nilai-nilai
Nilai-nilai adalah sesuatu yang berguna dan baik yang di cita-citakan dan dianggap penting oleh setiap orang yang berpengaruh terhadap dirinya dan lingkungan masyarakat, sebuah hal yang harus ada di setiap orang dan lingkungan yang didiaminya agar dapat membentuk sebuah pandangan hidup dan norma-norma untuk menjadikan sebuah bangsa menjadi maju berkat perkembangan masing-masing anggota masyarakatnya.
c.) Norma-norma
Norma-norma adalah sebuah peraturan yang berlaku pada sebuah lingkungan yang membuat batasan-batasan moril bagi tiap manusianya yang menghuni sebuah daerah tertentu. Hal ini dapat menjadikan sebuah batasan yang akan menjaga kedamaian suatu wilayah dan menjadikannya sebauh lingkungan sehat yang berkembang yang membuat berkembangnya masyarakat menjadi maju.


2. Jelaskan tentang pengertian tentang cita-cita. Adakah manusia yang hidup cita-cita?
Cita-cita adalah sebuah keinginan sebuah hal yang sangat ingin di wujudkan dimasa yang akan datang yang menjadi tolak ukur kehidupan bagi seseorang, yang membuat sebuah semangat dalam menjalani kehidupan yang berisi impian diikuti dengan nilai, norma, dan pandangan hidup. Pada diri seseorang pasti terdapat cita-cita hanya saja tingkatannya ada yang rumit dan sederhana, besar dan kecil, ringan dan berat, atau bernilai atau tidak. Itu semua tergantung pada tumbuh kembang seseorang banyak faktornya mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat, dan hal-hal yang akan membentuk dirinya seperti nilai, norma, dan pandangan hidup. Diantara sekian banyak manusia ada yang tidak mempunyai cita-cita yaitu orang yang sudah kehilangan “Akal pikiranya”.

3. Ada 3 kategori keadaan hati seseorang, yaitu keras, lunak, dan lemah. Coba uraikan masing-masing!
a.) Keras, adalah sebuah kondisi dimana dalam diri orang tersebut menjadi sangat tegang penuh dengan rasa emosional baik itu berkaitan dengan sebuah rasa duka atau pun senang. Yang akan membentuk sifat dan pola pikir yang sanagt kuat dalam mengambil sebuah keputusan atau dalam menjalani hidup ini.
b.) Lunak, adalah sebuah kondisi yang mana seseorang sedang dalam keadaan yang aman tidak ada sebauh ancaman emosional yang mengganggu dirinya. Dapat dengan baik dalam mengambil sebuah keputusan atau dalam menjalani hidup dengan senang dan damai.
c.) Lemah, adalah sebuah kondisi dimana seseorang sedang dalam keadaaan tidak sehat baik jasmani dan rohani, bisa juga disebabkan dengan sebuah masalah seperti kalah dalam sebuah permainan, kesalahan dalam pengambilan keputusan, kehilangan hal yang dicintai,dll.

4. Apa arti kebajikan, dan apa hubungannya dengan tindakan moral?
Kebajikan adalah sebuah hal baik, sebuah tindakan yang dilakukan seseorang baik untuk dirinya atau orang lain. Hubungannya dengan tindakan moral adalah dimana seseorang dengan moral yang baik dapat mengetahuai mana saja hal yang seharusnya ia lakukan dan tidak, dapat melihat kebajikan untuk dilakukan dengan sesama umat manusia.

5. Manusia sebagai makhluk sosial tentu saling membutuhkan dan saling menolong. Tetapi mereka juga saling mencurigai dan merugikan sesamanya. Jelaskanlah hubungan keduanya!
Di dunia ini ada baik dan salah dan itu selalu berdampingan seperti dua buah sisi mata koin. Seseorang yang baik tentu akan saling tolong menolong dia sadar akan kodratnya sebagai makhluk yang tidak dapat berdiri sendiri. Tetapi kadang seseorang saling bermusuhan, mencurigai, dan merugikan satu sama lain. Itu karena mereka mempunyai hasrat bersaing yang tak sehat dimana segala cara di halalakan dan kurangnya sebuah nilai, norma, dan pembentukan pandangan hidup dari kecil yang menyebabkan hilangnya kebajikan dalam diri orang tersebut.

6. Untuk mengetahui suatu kebajikan, kita melihat tiga segi, jelaskanlah!
a.) Manusia sebagai pribadi.
Setiap manusia akan mempunyai kehidupan masing-masing, dimana pribadi seseorang merupakan perkembangan dari sejak lahir. Bagaimana dia belajar, memperhatikan lingkungan sekitarnya mulai dari yang terdekat yaitu lingkungan keluarga yang akan membentuk sifat dasar tersebut. Yang nantinya ketika dewasa mereka akan terbentuk menjadi seorang dengan kepribadian yang mengandung nilai, norma, dan pandangan hidup yang menentukan sebuah pilihan antara kebajikan atau kebatilan.
b.) Manusia sebagai anggota masyarakat.
Disini adalah tempat dimana pribadi-pribadi berkumpul dan saling berinteraksi untuk membentuk sebuah lingkungan yang di dalamnya terdapat hal-hal yang saling menguntungkan satu sama lain. Disini hal-hal yang terbentuk dari kecil hingga dewasa mulai diperlihatkan untuk di terapkan dalam kehidupan bermasyarakat dimana pribadi dengan nilai, norma, dan pandangan hidup yang baik dapat berinteraksi dengan sesama, dengan baik dan dapat membangun sebuah sistem kemasyarakatan yang baik pula.
c.) Manusia sebagai makhluk Tuhan.
Manusia mempunyai sebuah acuan dalam hidupnya sebuah pandangan sebuah pegangan yaitu, kitab suci yang di dalamnya banyak mengajarkan tentang kebajikan yang menjadi dasar dari kehidupan ini. Disini manusia akan sangat membutuhkan hubungannya dengan Tuhan dikarenakan ini yang akan menjadi pegangan atau acuan ketika mereka mengalami hal-hal yang sudah tidak dapat di selesaikan. Ini adalah kodratnya manusia untuk berhubungan dengan Tuhan dan berhubungan dengan sesama manusia seperti mereka dalam lingkungan masyarakatnya.

7. Sikap hidup biasanya tergantung pada pribadi dan lingkungannya, uraikan dan contohkan tentang sikap-sikap hidup yang muncul karena pengaruh lingkungan!
a.) Sikap Baik (jujur, tulus, ikhlas, sosial, tenggang rasa antar sesama, dll).
Sikap ini akan timbul jika dimulai dari lingkungan keluarganya dengan orang tua nya mengajarkan bahwa pentingnya sebuah kejujuran untuk di terapkan dalam kehidupan ini. Di tambah lagi dengan adanya sebuah lingkunagn yang mendukung maka akan terbentuk selamanya dalam diri sendiri dan dapat diterima berada di lingkungan manapun, serta dapat menumbuhkan sebuah ikatan yang saling mempercayai dan menghargai satu-sama lain.
b.) Sikap Jahat (dengki, iri hati, buruk sangkan, emosional, individualis, dll).
Sikap ini akan lahir dari sebuah lingkungan yang kurang baik dimulai dari keluarga seperti contoh, perceraian orang tua, orang tua yang menunjukan prilaku kriminal di depan anaknya, kurangnya kasih sayang dari kedua orang tua, dan kurangnya mendapat pengarahan dari lingkungan sekitarnya di saat kecil seperti sekolah,dll. Dan pada saat dewasa dapat merusak sebuah tatanan lingkungan masyarakat yang baik dikarenakan sikap seperti ini tidak memandang asas hubungan manusia dengan Tuhan.
8. Di dalam diri manusia terdapat sikap hidup etis dan non etis, jelaskan!
a.) Sikap Etis, adalah sebuah sikap yang wajar dilakukan oleh seseorang sebuah sikap yang merupakan efek dari sesuatu yang masih masuk dalam akal pikiran yang jika dilakukan apapun itu baik atau buruk, hal tersebut masih bisa msuk untuk di terima akal sehat.
b.) Sikap Non Etis, adalah sebuah sikap yang tidak wajar dilakukan oleh seseorang sebuah sikap yang merupakan efek dari sesuatu yang masuk dalam akal pikiran yang tidak sesuai jika dilakukan apapun itu baik atau buruk, hal tersebut tidak bisa untuk di terima akal sehat.

9. Apakah pandangan hidup bagi bangsa Indonesia? uraikan dan jelaskan!
Pandangan hidup bangsa indonesia adalah Pancasila, dimana ini dirumuskan dan disah kan ketika Indonesia merdeka dan di jadikan pandangan hidup bangsa ini sampai saat ini. Di dalam pandangan hidup ini masyarakat indonesia mempunyai beberapa ciri khas yang diambil dari buah pemikiran tokoh di masa lalu. Diantaranya menjaga kerukunan antar umat beragama, bersama-sama menjaga perdamaian dunia, memberikan kebebasan umat beragama, saling tolong-menolong, dll. Bersama-sama membangun bangsa ini dimulai dengan diri sendiri dengan cara mematuhi norma-norma yang berlaku, menghormati dan menerapkan nilai-nilai yang ada serta mempunyai pandangan hidup yanga baik, berdasarkan asas hubungan manusia ndengan Tuhan, dan manusia dengan sesamanya. Dimana ketika seseorang manusia menyadari asas ini dia akan menjaga sebaik mungkin hubungannya baik itu dengan Tuhannya dan sesama manusia dengan berbuat banyak kebajiakan sesuai dengan ajaran agama yang merupakan bagian untuk pendekatannya kepada Tuhan, ini akan menciptakan pula hubungan yang harmonis dengan sesama manusia dan dalam sebuah lingkungan yanga akan membuat berkembangnya negara ini dimulai dengan pribadi masing-masing, lingkungannya dan negaranya.

Sumber :
http://bagas-sarosa-gunadarma.blogspot.com/2013/04/manusia-dan-pandangan-hidup.html 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar